pagi menjelang siang di suatu akhir pekan, ketika para guru sebuah
sekolah menengah, sedang seru-serunya membahas situasi kantor dengan
segudang cerita, membicarakan beberapa problem yang ada dan yang
terjadi, mencoba saling mensuport, menenangkan dan berbagi, tiba-tiba
seorang siswi masuk menghampiri seorang guru diantaranya. Sang guru pun
melayani siswi tersebut dan mendengarkan apa yang hendak diutarakan
oleh siswi tersebut. Sementara beberapa guru yang lain tetap
melanjutkan aktivitas dan pembicaraannya.

confused
tak lama kemudian siswi tersebut berjalan ke arah pintu dan keluar dari
kantor, dan beberapa orang guru menoleh kepada guru yang berbicara
dengan siswi tadi yang terlihat sedikit bengong, kaget dan seolah tidak
percaya. Maka guru – guru yang lain pun bertanya, ada apa sebenarnya.
setelah hening beberapa detik sang guru yang ditanya tadi pun menjawab,
“itu..anak tadi membisikkan ditelinga saya, katanya : Bu, saya mau
pindah agama..”.

Berbagai reaksi kaget muncul dari beberapa guru
lainnya. dan tentu saja yang terpikirkan pertama kali adalah
membicarakan masalah tersebut dengan orang tua siswi tadi. Sang guru
sudah berpesan agar siswi tersebut membawa orang tuanya ketika awal
pekan berikutnya. Namun, entah munngkin kebetulan atau memang “takdir”,
tidak lama setelah itu ternyata orang tua siswi tersebut berkunjung ke
sekolah untuk menyelesaikan beberapa administrasi sekolah.
Maka setelah urusan administrasi sekolah selesai, guru tersebut
mengundang orang tua siswi tersebut untuk membicarakan masalah tadi,
ternyata terungkap bahwa memang ada permasalahan rumah tangga yang
cukup Complicated yang terjadi dan hal tersebut mempengaruhi paradigma
sang anak terhadap orang tuanya bahkan hingga terhadap agama orang
tuanya.

cerita yang cukup ironis.

hal yang mungkin kita bisa tangkap dari kejadian di atas jelas sangat
penting untuk kita jadikan bahan pembelajaran diri kita.
dari kejadian di atas saya menangkap bahwa betapa besar pengaruh
perilaku orang tua di depan anak2nya.
begitu peka dan rapuhnya pijakan anak jika tidak di support oleh orang
tua dengan pengertian dan kasih sayang, hingga jika salah dalam
memberikan contoh sala-salah si anak justru membenci orang tuanya,
bahkan membenci agama orang tuanya.
Pemikiran anak remaja-pra dewasa tidaklah sesederhana yang kita (orang
dewasa pikirkan), mereka memandang hal sederhana dengan rumit maupun
sebaliknya. Gejolak emosi, perasaan, akibat perubahan dan perkembangan
hormon saat remaja membuatnya rentan terhadap apa yang disaksikan.
unntuk iitulah disarankan kepada para orang tua agar berhati-hati dalam
memilih tayangan ataupun bertindak atau berbicara di depan anak2.

memang sudah menjadi hal yang lumrah pada zaman sekarang ini untuk
berpindah-pindah keyakinan, hanya saja ketika berpindah keyakin bukan
karena meyakini kebenarannya tetapi karena keadaan terpaksa, atau hanya
karena melihat contoh satu atau dua orang dari penganutnya sangatlah
tidak bijaksana.
Terlebih di kultur masyarakat Indonesia, perbedaan keyakinan sangatlah
vital bagi mayoritas masyarakat, apalagi jika dalam sebuah rumah
tangga.
Tentu saja setiap orang berhak menentukan pilihan keyakinannya, hanya
saja jika itu benar-benar keinginan yang murni dan tulus dari individu
yang bersangkutan.Sekali lagi bukan karena keterdesakan keadaan.

Bagaimana menurut sobat sekalian?

Mungkin kita masih bisa tenang karena siswi tadi bukanlah siapa-siapa
bagi kita, tapi tidak mustahil juga akan terjadi pada kerabat dekat
kita.

Bersambung ke (Opini saya dalam prespektif Muslim).

About kaiser777

seseorang yang terus berusaha mencari tahu akan segala hal dan senang berbagi

Setitik komentar, saran, masukan atau bahkan kritik Anda akan sangat mempengaruhi kelangsungan blog ini. Komentar Anda akan langsung muncul tanpa persetujuan saya terlebih dahulu demi kenyamanan Anda. Terima kasih sudah berkenan memberi komentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s