Tips Menangkal “Pencurian Pulsa”

Belakangan ini marak sekali pencurian pulsa bermodus SMS konten, cirinya adalah kita dikirimi SMS berisikan informasi tertentu, bisa berupa iklan, berita, gosip, ringtone dan sebagainya, setiap hari bisa dua sampai tiga kali sehari terkadang. Begitu kita menerima sms tersebut maka pulsa kita akan berkurang secara otomatis (pengalaman saya sekitar Rp.1.000-2.200 per sms). Hal ini tidak menjadi masalah jika kita memang membutuhkan informasi tersebut dan memang secara sadar dan suka rela mendaftarkan nomor ponsel kita kepada content provider (penyedia layanan konten) tersebut. Namun, jika kita tidak butuh informasi tersebut, maka tentu saja info-info tersebut merugikan kita saja bukan? (tentu saja kita ga butuh infonya, malah dikirimi tiap hari, mana pulsa kita kesedot pula, siapa yang ge kesel? hehe..). Bahkan para oknum yang nakal, bisa dengan licik mendaftarkan nomor ponsel kita tanpa seizin kita. nah, bagaimana cara menangklanya?

Sekedar tips dari pengalaman saya:

Jangan pernah membalas sms dari nomor tidak dikenal. Baik itu dari nomor “cantik” (4 digit) atau dari nomor manapun  yang berisikan hal-hal seperti promosi, “mama minta pulsa”, menang undian dan semacamnya. Karena dengan teknologi yang ada sekarang, jika kita membalas dengan isi sms apapun, kita berarti mendaftar. Pelaku sengaja memancing emosi si target untuk membalas smsnya (emang kadang bikin gemes banget sms-nya, jadi gatel ingin membalas dengan maki2an, hehe…).

Nah, bagaimana buat sobat yang sudah terlanjur menerima SMS tersebut dan ingin berhenti? Silakan sobat coba simak dan praktekkan tips berikut:

  1. Kenali nama layanan dan nomer shortcode (biasanya 4 digit)  yang anda ikuti, untuk berhenti berlangganan secara default biasanya dengan mengirim sms dengan format UNREG <nama_layanan> atau STOP <nama_layanan> lalu kirim ke nomer shortcode masing-masing layanan premium tersebut.
  2. Jika anda tidak tahu nama layanan sms premium yang aktif di ponsel, anda bisa dengan menghubungi agen atau customer care masing-masing operator.
  3. Bagi pelanggan Telkomsel, ketik *111#  untuk kartu halo dan *116# untuk kartu simpati/As, lalu pilih menu “3.Informasi Konten Anda” lalu akan muncul menu selanjutnya pilih “1.Berhenti Berlangganan Semua” untuk mematikan semua servis.
  4. Untuk pelanggan Flexi kirim sms ke nomer 222 dengan mengetikkan “list” (tanpa tanda petik). Kemudian tunggu sms balasan yang berisi daftar list layanan yang diikuti, setelah keluar info sms premium tinggal di unreg diikuti nama layanan. Contoh sms balasan dari nomer 222:
    Anda Terdaftar Layanan:
    1. 1234-berita_tawaku
    2. …..
    3. …..
    Untuk berhenti sms UNREG <layanan> ke shortcode masing2. misal UNREG berita_tawaku kirim ke 1234.
  5. Untuk operator Indosat, cukup ketik STOP lalu kirim sms ke nomer layanan sms premium yang ingin dihentikan.
  6. Untuk operator lain, silahkan hubungi customer care untuk menanyakan secara langsung terkait masalah penyedotan pulsa ini.

Jika cara-cara diatas belum juga berhasil, Anda bisa menghubungi Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia atau BRTI untuk mengadukan masalah ini di nomer telp. 0815-89-30000 atau kirim email ke pengaduan@brti.?r.id.

Nah semoga jangan ada lagi korban “pencurian pulsa”. Semoga Bermanfaat ^__^

—Update—

sejak 18 Oktober 2011 semua layanan SMS content telah di non aktifkan oleh pemerintah (termasuk SMS premium, RBT dsb), kemudian jika ingin berlangganan lagi, sobat bisa melakukan registrasi ulang dengan prosedur yang telah ditentukan oleh provider🙂

Sumber

About kaiser777

seseorang yang terus berusaha mencari tahu akan segala hal dan senang berbagi

10 responses »

  1. Abed Saragih says:

    kunjungan dan komentar balik ya gan

    salam perkenalan dari

    http://diketik.wordpress.com

    sekalian tukaran link ya…

    semoga semuanya sahabat blogger semakin eksis dan berjaya.

  2. kaiser777 says:

    ok, thanx. Sama2🙂

  3. nandobase says:

    Tenggang waktu antara mengirim email dan menerima tanggapan berapa lama, Gan?

  4. nandobase says:

    ….. untuk mengadukan masalah ini di nomer telp. 0815-89-30000 atau kirim email ke pengaduan@brti.?r.id.

    Itu yang dicetak tebal.🙂

    • kaiser777 says:

      sebenarnya saya belum pernah nyoba kirim email ke sana gan, soalnya kemarin begitu unreg gtu aja masalah saya udah selesai, jadi saya rada malas ngirim email ke sana ^^;
      jadi kesimpulannya saya kurang tau juga jawaban dari apa yg sobat tanyakan ^^;

  5. kasus ini mesti diselesaikan dengan fair.. biar konsumen menjadi tenang..

Setitik komentar, saran, masukan atau bahkan kritik Anda akan sangat mempengaruhi kelangsungan blog ini. Komentar Anda akan langsung muncul tanpa persetujuan saya terlebih dahulu demi kenyamanan Anda. Terima kasih sudah berkenan memberi komentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s