Perubahan pada diri kita Merubah Cinta kita..???

Sebuah kisah cinta sepasang remaja yang sejak semula, keluarga dari si gadis tidak menyetujui hubungannya dengan bahwa jika si gadis memaksa terus bersama dengan sang pemuda,dia akan menderita seumur hidupnya…..

Karena tekanan dari keluarganya, si gadis jadi sering bertengkar dengan pacarnya. Gadis itu benar-benar mencintainya, dan dia terus-menerus bertanya, “Seberapa besar kamu mencintaiku?”

Sang pemuda tidak begitu pandai berbicara, dia selalu membuat si gadis marah. Dan komentar-komentar dari orangtuanya membuatnya bertambah kesal. Sang pemuda selalu menjadi sasaran pelampiasan kemarahannya. Dan sang pemuda selalu membiarkannya melampiaskan kemarahannya kepadanya….

Setelah hari berganti hari, minggu berganti minggu dan haripun terus berlalu, sang pemuda lulus dari perguruan tinggi. Ia bermaksud meneruskan kuliahnya ke luar negeri, tapi sebelum dia pergi, dia melamar gadisnya, “Saya tidak tahu bagaimana mengucapkan kata-kata manis, tapi saya tahu bahwa saya mencintaimu. Jika kamu setuju, saya ingin menjagamu seumur hidupmu. Mengenai keluargamu, saya akan berusaha keras untuk meyakinkan mereka agar menyetujui hubungan kita. Maukah kamu menikah denganku?”

Si gadis setuju, dan keluarganya setelah melihat usaha dari sang pemuda, akhirnya merestui hubungan mereka. Sebelum pemuda itu berangkat, mereka bertungan terlebih dahulu. Si gadis tetap tinggal di kampung halaman dan bekerja, sementara sang pemuda meneruskan kuliahnya di Luar negeri.

Waktu terus berjalan dan hari terus berganti, Mereka melanjutkan hubungan mereka melalui surat dan telepon.
Kadang-kadang timbul kesulitan, tapi mereka tidak menyerah terhadap keadaan.

Suatu hari, dalam perjalanan ke tempat perhentian bis sepulang dari kerja, si gadis tertabrak mobil hingga tak sadarkan diri.
Ketika siuman, dia melihat kedua orangtuanya dan menyadari betapa beruntungnya dia dapat selamat.

Melihat air mata orangtuanya, dia berusaha untuk menghibur mereka.
Tetapi dia menemukan… bahwa dia tidak dapat berbicara sama sekali. Dia bisu….. Menurut dokter kecelakaan tersebut telah mencederai otaknya, dan itu menyebabkannya bisu seumur hidupnya. Mendengar orangtuanya membujuknya, tapi tidak dapat menjawab sepatah kata pun, gadis tersebut pingsan… Sepanjang hari hanya dapat menangis dan membisu…

Ketika akhirnya dia boleh pulang dari RS, dia mendapati rumahnya masih seperti sedia kala. Hanya jika telepon berdering, dia menjadi pilu. Dering telepon telah menjadi mimpi terburuknya. Dia tidak dapat memberitakan kabar buruk tersebut
kepada pacarnya dan menjadi bebannya.

Dia menulis sepucuk surat untuknya, memberitahukan bahwa dia tdk mau lagi menunggunya.

Hubungan antara mereka sudah putus, bahkan dia mengembalikan cincin pertunangan mereka. Mendapat surat dan telepon dari si pemuda, dia hanya bisa menitikkan air mata…

Ayahnya tidak tahan melihat penderitaannya, dan memutuskan untuk pindah. Berharap bahwa anak gadisnya dapat melupakan segalanya dan menjadi lebih bahagia…

Pindah ke tempat baru, si gadis mulai belajar bahasa isyarat. Dia berusaha melupakan sang pemuda… Suatu hari sahabatnya memberitahukan bahwa pemuda itu telah kembali dan mencarinya kemana-mana. Dia meminta sahabatnya untuk tidak memberitahukan di mana dia berada dan menyuruh pemuda tersebut untuk melupakannya…. Lebih dari setahun, tidak terdengar lagi kabar pemuda itu sampai akhirnya sahabat si gadis menyampaikan bahwa sang pemuda akan menikah dan menyerahkan surat undangan. Dia membuka surat undangan itu dengan hati pedih, dan menemukan namanya tercantum dlm undangan.
Sebelum dia sempat bertanya kepada sahabatnya, tiba-tiba sang pemuda muncul di hadapannya.

Dengan bahasa isyarat yang kaku, ia menyampaikan bahwa…. Aku telah menghabiskan waktu lebih dari setahun untuk mempelajari bahasa isyarat, agar dapat memberitahukan kepadamu bahwa aku belum melupakan janji kita, berikan aku kesempatan, biarkan aku menjadi suaramu.
“I LOVE YOU”
Melihat bahasa isyarat tersebut, dan cincin pertunangannya…. Si gadis akhirnya tersenyum bahagia.

Demikian kutipan kisahnya…semoga bisa bermanfaat bagi kita semua…🙂

sumber

Hmm.. saya harap cerita ini bisa memberikan pandangan baru mengenai arti cinta sesungguhnya. Kita tidak bisa mencintai karena kelebihan seseorang saja, tapi kita juga berani dan siap untuk mencintai kekurangan orang tersebut.

Cinta memang bukan sebuah kata yang bisa dengan mudah didefinisikan, kita tidak bisa berkata bahwa cinta itu mudah atau susah, karena perpaduan kedua rasa itulah yang membuat cinta menjadi bermakna dan tetap dikenang. Manusia hanya bisa berencana, tapi Tuhanlah yang menentukan akhirnya. Jadi tidak perlu pusing atau merasa memahami cinta dengan benar, karna cinta ada untuk dijalani, tidak sekedar untuk diucapkan, jadi biarkan semua mengalir sebagaimana mestinya.

“Orang yang mengumpamakan kecantikan dengan cinta adalah orang yang tidak memahami sosok cinta.”

“Orang yang mengumpamakan keburukan dengan cinta adalah orang yang menyombongkan diri bahwa dirinya memahami cinta.”

-Bleach vol. 20-

Sekali lagi saya bertanya, adakah cinta seperti ini…???

Semoga bermanfaat ^___^

About kaiser777

seseorang yang terus berusaha mencari tahu akan segala hal dan senang berbagi

5 responses »

  1. abedsaragih says:

    kunjungan balik gan..🙂

  2. djakarta182 says:

    gillaaa ni artikel,, mantabzzz sob, keren abiez.. jujur waktu baca ni artikel mata ane berkaca-kaca sob,, jd kangen ma istri ane,, hehe…

    • kaiser777 says:

      wah kalo kangen ma istri langsung telepon sob, bilang kangen langsung, jangan di tunda2 hehehe.. itu bakal romantis banget🙂
      silakan baca juga cerita2 di blog saya, semoga bisa memberikan dampak positif bagi sobat🙂
      salam juga buat sobat sekeluarga🙂

  3. abedsaragih says:

    kunjungan balik gan🙂

Setitik komentar, saran, masukan atau bahkan kritik Anda akan sangat mempengaruhi kelangsungan blog ini. Komentar Anda akan langsung muncul tanpa persetujuan saya terlebih dahulu demi kenyamanan Anda. Terima kasih sudah berkenan memberi komentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s